
BAGANSIAPIAPI (PRO) - Pemerintah Pusat melalui Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) terus mengevaluasi Kabupaten Kota yang menggelontorkan anggaran belanja pegawai lebih dari 30 persen. Salah satu daerah itu yakni Kabupaten Rokan Hilir.
Rapat Koordinasi bersama kepala OPD kembali digelar pasca digelarnya rapat evaluasi bersama Kemendagri melalui zoom beberapa waktu lalu terkait progress pelaksanan APBD tahun 2026. Rapat itu dipimpin oleh Sekretaris Daerah Rohil Fauzi Efrizal, S.Sos, M.Si yang dihadiri seluruh kepala OPD.
Sekda Fauzi menyebutkan Pemerintah Pusat melalui Kemendagri mengatensikan Rokan Hilir yang mengalokasikan anggaran belanja pegawai di APBD yang melebihi batas 30 persen, yang mana saat ini belanja pegawai di APBD Rohil tahun 2026 ini mencapai 49 persen.
"Melihat kondisi belanja pegawai saat ini yang mencapai 49 persen karena adanya pengangkatan pegawai P3K dan Paruh Waktu beberapa waktu lalu sehingga menambah persentase belanja pegawai itu sendiri dan ini akan kita sampaikan ke Kemendagri," katanya.
Fauzi Efrizal menegaskan walupun belanja pegawai mengalami peningkatan namun hingga saat ini Pemerintah Daerah belum ada merumahkan pegawai P3K maupun Paruh Waktu. Evaluasi kinerja akan terus dilakukan untuk menjadi catatan yang akan disampaikan ke Kemendagri.