
Kepala SMPS Islam Al-Ittihadiyah Teluk Pulai, Syamrah SE, membenarkan kejadian tersebut. Menurutnya, kobaran api menghanguskan berbagai isi bangunan, seperti buku-buku, perabotan, arsip sekolah, plafon, hingga atap seng.
“Yang terbakar adalah ruang pertemuan. Api cepat membesar dan sulit dikendalikan,” ujarnya.
Syamrah mengatakan, beberapa hari sebelum kejadian, tepatnya Rabu (15/4/2026) malam, sejumlah siswa mengaku melihat dua pria tak dikenal berada di lingkungan sekolah. Keduanya disebut membawa jeriken berisi bahan bakar.
“Mereka bukan bagian dari lingkungan yayasan atau jamaah masjid. Anak-anak sempat ketakutan melihat mereka,” katanya.
Ia juga menyebut saat kebakaran berlangsung, dirinya melihat seorang pria yang dicurigai berada di sekitar lokasi sebelum kemudian menghilang.