
Senada dengan itu, Bupati Bistamam menegaskan bahwa pemerintah daerah tidak akan mentoleransi peredaran narkoba di wilayahnya. Ia mengajak masyarakat untuk menyalurkan aspirasi melalui forum resmi demi menjaga stabilitas daerah.
Dalam dialog tersebut, sejumlah tokoh masyarakat dan pemuda menyampaikan keresahan atas maraknya peredaran narkoba yang dinilai sudah mengkhawatirkan. Mereka meminta aparat penegak hukum bertindak tegas hingga ke akar-akarnya, sekaligus memberikan perlindungan dari ancaman premanisme.
Sebagai penutup, seluruh pihak menyepakati deklarasi bersama yang berisi komitmen menjaga keamanan dan ketertiban, menyerahkan proses hukum kepada aparat, bekerja sama dalam pemberantasan narkoba, serta menolak segala bentuk provokasi, konflik sosial, dan isu SARA.
Pertemuan ini diharapkan menjadi langkah awal memperkuat sinergi antara aparat dan masyarakat dalam menciptakan situasi yang aman dan kondusif di wilayah pesisir Rokan Hilir.(Rls)