
Di tengah puing yang masih mengepulkan asap, aparat kepolisian dari Polsek Bukit Batu langsung mengamankan lokasi dan melakukan olah tempat kejadian perkara. Kapolsek Bukit Batu, Kompol Rohani Akbar, menyebut penyebab kebakaran masih dalam penyelidikan, meski dugaan awal mengarah pada korsleting listrik.
“Api pertama kali diketahui oleh anggota kami, Aipda Rio Maradona, yang langsung berupaya memadamkan dengan alat seadanya sebelum bantuan datang,” jelasnya.
Kepala Kelurahan Sungai Pakning, Farid, yang turun langsung ke lokasi, tak mampu menyembunyikan keprihatinannya. Di hadapannya, deretan bangunan yang sebelumnya menjadi pusat aktivitas ekonomi warga kini hanya menyisakan arang dan debu.
“Ini musibah yang sangat memilukan, apalagi terjadi di bulan Ramadan saat warga sedang bersiap menyambut Idul Fitri,” ujarnya. Ia memastikan pemerintah kelurahan akan segera berkoordinasi untuk menyalurkan bantuan darurat bagi para korban.
Hingga kini, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Namun kerugian diperkirakan mencapai miliaran rupiah. Puluhan kepala keluarga kehilangan tempat tinggal sekaligus sumber penghidupan—tepat ketika seharusnya mereka menyambut Lebaran dengan suka cita.