
Pendekatan seperti ini mencegah anak merasa diserang dan membuka jalan untuk pembelajaran yang efektif.
4. Mengajar, Bukan Mengancam
Tujuan disiplin sejatinya adalah mengajar, bukan menghukum. Ketika anak melakukan kesalahan, lihat itu sebagai momen belajar, bukan momen untuk memberi ancaman.
Ancaman hanya membuat anak patuh sementara, tetapi tidak memahami alasan di balik aturan. Sebaliknya, pendekatan mengajar membantu mereka mengembangkan kemampuan berpikir dan mengelola diri.
Cobalah mengganti ancaman seperti “Jika kamu ulangi, saya ambil ponselmu” dengan dialog seperti “Apa yang bisa kita lakukan berbeda lain kali?”