
Di kawasan tersebut terdapat sejumlah fasilitas umum, seperti taman kanak-kanak, gedung pertemuan, Kantor Kepenghuluan Sintong Bakti, serta madrasah tsanawiyah (MTs) di seberangnya.
“Padatnya aktivitas di kawasan itu berisiko menimbulkan kecelakaan. Sebagai orang tua, kami merasa bertanggung jawab untuk menyuarakan hal ini demi keselamatan anak-anak,” ungkapnya.
Adapun tokoh masyarakat yang menyatakan penolakan antara lain KH Hamdani, Ketua Masjid Raya Annur Arman, Surandi, Fawira S.Pd, Salman Alfarisi, dan Wahyu Saputra.
Sementara itu, Penjabat (Pj) Datuk Penghulu Sintong Bakti, Abdul Razak, saat dimintai tanggapan menyebutkan bahwa persoalan tersebut telah selesai, dan lokasi pembangunan KDMP dipindahkan ke KM 4.
“Pembangunan dipindahkan ke KM 4, tetapi bukan karena alasan yang disampaikan dalam tulisan ini,” ujarnya singkat.