
KUBA (PRO) — PT Pertamina Hulu Rokan (PHR) menyatakan menghormati dan menampung aspirasi masyarakat Kepenghuluan Teluk Nilap, Kecamatan Kubu Babussalam, Kabupaten Rokan Hilir, yang menilai perusahaan dan subkontraktornya mengabaikan tenaga kerja lokal.
Belum lama ini, masyarakat yang dimediasi Pemerintah Kecamatan Kubu Babussalam dan Pemerintah Kepenghuluan Teluk Nilap menggelar pertemuan dengan pihak perusahaan. Namun, mediasi berlangsung alot. Suasana sempat memanas karena warga menilai perusahaan kurang responsif sehingga dialog berakhir tanpa kesepakatan.
Dalam pertemuan tersebut, warga menyampaikan empat tuntutan utama, yaitu:
1. Prioritas tenaga kerja lokal;
2. Perbaikan jalan lintas dari Pinang GS menuju keluar;