
Ia ingin Umah Oleh-Oleh menjadi tempat yang tidak hanya menampung produk, tetapi juga membantu pelaku UMKM memahami cara membangun usaha yang berkelanjutan, mulai dari pengolahan bahan baku, pengemasan, perizinan, hingga pemasaran.
Dari belacan yang dahulu lebih dikenal sebagai komoditas jualan kiloan hingga aneka olahan ikan dan kerang, Umah Oleh-Oleh memperlihatkan bahwa potensi lokal dapat memiliki nilai lebih ketika dipadukan dengan kreativitas, pendampingan, dan akses pasar.
Harapannya, semakin banyak produk khas Rohil yang mampu bersaing, semakin kuat pula ekonomi masyarakat yang tumbuh dari usaha-usaha lokal.
Sebab, bagi Azmi, setiap produk yang tersusun di etalase Umah Oleh-Oleh bukan sekadar barang dagangan. Di baliknya ada kerja keras pelaku UMKM, potensi alam daerah, dan harapan agar produk lokal Rokan Hilir dikenal lebih luas.***