
Karena itu, pembinaan terhadap pelaku usaha turut diarahkan pada peningkatan kualitas kemasan. Produk yang sebelumnya dikemas secara sederhana mulai didorong menggunakan kemasan aluminium foil atau bahan lain yang sesuai dengan karakter produk, sehingga lebih terlindungi dan memiliki masa simpan yang lebih baik.
Selain itu, pelaku usaha juga didorong memperkuat pemasaran digital melalui marketplace agar produk tidak hanya bergantung pada pembeli yang datang langsung ke gerai.
Saat ini, terdapat 78 UMKM yang menitipkan produknya di etalase Umah Oleh-Oleh. Pendapatan penjualan harian gerai berkisar Rp200 ribu hingga Rp500 ribu, bahkan dapat mencapai jutaan rupiah pada waktu tertentu, bergantung pada jumlah pembeli dan permintaan pasar.
Sejumlah produk yang menjadi andalan penjualan antara lain keripik ikan asin, terasi olahan dengan merek Terasi Sodap, ikan salai laut, keripik ikan gulamo, serta kacang pukul.
Pengembangan usaha juga mulai merambah sektor kerajinan, termasuk batik daun, sehingga ragam produk yang dipasarkan tidak terbatas pada makanan olahan (kuliner).