
Meski demikian, pihaknya optimistis produk UMKM Rohil memiliki peluang untuk bersaing di pasar global. Pengiriman sampel kepada calon pembeli menjadi salah satu tahapan untuk memperkenalkan produk sekaligus melihat respons pasar.
Bagi Azmi, peluang itu menjadi tantangan sekaligus harapan. Ia ingin produk olahan Rohil tidak hanya dikenal di tingkat lokal, tetapi juga mampu bersaing di pasar luar negeri yang menawarkan potensi nilai jual berbeda.
Namun, untuk mencapai tujuan tersebut, pelaku UMKM masih membutuhkan dukungan dalam memenuhi standar produk, memperkuat legalitas, menjaga konsistensi kualitas, dan membangun jaringan pemasaran.
Azmi menyebut PHR juga menjembatani upaya pengembangan pemasaran agar produk UMKM dapat masuk ke etalase pasar modern, termasuk jaringan ritel seperti Indomaret dan Alfamart.
Menurutnya, akses pasar yang lebih luas dapat meningkatkan pendapatan pelaku usaha sekaligus mendorong produk pangan rumahan berkembang menjadi usaha yang lebih terstruktur dan berdaya saing.