
KUBA (PRo) – Kecamatan Kubu dan Kubu Babussalam, Kabupaten Rokan Hilir, mencatat 500 titik api sepanjang 2025. Dari penanganan kasus kebakaran hutan dan lahan (karhutla) pada periode tersebut, polisi menangani 11 laporan dan menetapkan sembilan tersangka.
Data tersebut disampaikan Kapolsek Kubu AKP Rudi Hartono Sitinjak, S.H., dalam kegiatan penyuluhan pencegahan dan penanggulangan karhutla bersama Tim Markas Besar Tentara Nasional Indonesia (Mabes TNI) di Aula Kantor Camat Kubu Babussalam, Kepenghuluan Sungai Panji-Panji, Selasa (15/9/2026).
Kegiatan yang berlangsung pukul 11.00 hingga 12.20 WIB tersebut merupakan bagian dari upaya memperkuat pencegahan karhutla, sekaligus menindaklanjuti arahan Presiden Republik Indonesia terkait penanganan bencana kebakaran hutan dan lahan.
Rudi mengatakan, tingginya jumlah titik api pada 2025 menjadi catatan penting bagi seluruh pihak. Menurutnya, penanganan karhutla tidak hanya dilakukan melalui pemadaman, tetapi juga dengan pencegahan dan penegakan hukum.
"Pada tahun 2025, Kecamatan Kubu dan Kubu Babussalam menjadi wilayah dengan titik api terbanyak di Kabupaten Rokan Hilir, tercatat sebanyak 500 titik api. Dari penindakan hukum, terdapat 11 laporan polisi dengan sembilan tersangka," ujar Rudi.