
Menurutnya, terdapat tiga hal yang perlu diperkuat dalam pencegahan karhutla, yakni meningkatkan kesadaran masyarakat, membangun sinergi antarpihak, dan memperkuat langkah pencegahan.
Ia juga mengingatkan perlunya kesiapsiagaan menghadapi potensi kondisi cuaca pada 2027 yang diperkirakan lebih panas dibandingkan 2026 berdasarkan perkiraan BMKG yang disampaikannya dalam kegiatan tersebut.
"Semua pihak harus fokus pada tugas masing-masing. Camat berperan dalam pengendalian dan koordinasi wilayah, penghulu menggerakkan masyarakat, perusahaan menyiapkan peralatan dan sumber air, Babinsa dan Bhabinkamtibmas melakukan pengamanan serta pendampingan, sedangkan MPA berperan dalam deteksi dini dan penanganan awal kebakaran," katanya.
Kegiatan tersebut turut dihadiri Camat Kubu Babussalam Ahmad Marjan, S.STP., Camat Kubu Dr. H. Syafrizal, S.Ag., M.Si., Danramil 04 Kubu Kapten Inf Ujang Zakaria, para kepala kepenghuluan, perwakilan perusahaan, Masyarakat Peduli Api (MPA), tokoh masyarakat, serta unsur terkait lainnya.***