
“Kami mengapresiasi hasil pertemuan ini, namun tetap berharap janji tersebut benar-benar direalisasikan hingga tuntas,” tambahnya.
Sementara itu, Sekretaris Daerah Rokan Hilir, Fauzi Efrizal, mengatakan pemerintah daerah akan terlebih dahulu menginventarisasi kebutuhan anggaran untuk pembayaran kegiatan yang tertunda.
“Nanti akan kami inventarisir dulu berapa kebutuhan anggaran untuk pembayaran tunda bayar rekanan tahun 2025. Perkiraannya sekitar Rp19 miliar dan insyaallah akan segera diselesaikan,” ujarnya.***