
Salah seorang kontraktor, Randi Maulana, mengatakan keterlambatan pembayaran kegiatan pemerintah daerah dinilai kerap terjadi setiap tahun.
“Kami datang menemui Bupati hanya untuk menagih hak kami atas pekerjaan yang sudah diselesaikan pada tahun 2025. Persoalan tunda bayar seperti ini hampir setiap tahun terjadi,” ujarnya.
Menurut Randi, dalam pertemuan tersebut Pemerintah Kabupaten Rokan Hilir menjanjikan pembayaran kegiatan tunda bayar tahun 2025 akan diselesaikan dalam waktu sekitar satu bulan melalui APBD murni tahun 2026.
“Alhamdulillah, respons Bupati cukup baik. Pemerintah daerah berjanji akan membayarkan kegiatan yang tertunda dalam waktu satu bulan ke depan,” katanya.
Ia juga menyebut pembayaran diprioritaskan kepada rekanan yang hadir langsung dalam pertemuan tersebut.