
Dalam pembinaan tersebut, para pelaku usaha diberikan edukasi terkait pentingnya menjaga kebersihan ruang pendingin dan area produksi agar terhindar dari kontaminasi bakteri maupun bahan kimia berbahaya.
Selain itu, Diskan Bengkalis juga menekankan pentingnya standar operasional kebersihan dalam proses produksi es balok agar kualitas es tetap terjaga dan mampu mempertahankan suhu dingin lebih lama.
Arie menjelaskan, sistem rantai dingin yang baik menjadi salah satu faktor utama dalam meningkatkan daya saing produk perikanan Bengkalis di pasar.
“Kalau sistem rantai dingin berjalan baik, maka mutu udang juga akan tetap terjaga. Ini tentu berdampak besar terhadap nilai jual dan daya saing hasil budidaya udang Bengkalis, baik di pasar lokal maupun nasional,” jelasnya.
Ia berharap pembinaan yang dilakukan secara berkelanjutan dapat meningkatkan kesadaran para pelaku usaha terhadap pentingnya higienitas dalam industri perikanan.