
“selama dua tahun itu tidak berjalan baik, karena kurangnya dukungan warga sekitar, sudah kita bersihkan, tapi tetap membuang sampah di sekitar lokasi Gedung Pasar Tradisional, untuk tahun 2026 ini, SK dari Pemda sudah habis,” ujarnya.
Terkait kelanjutan pengelolaan gedung Pasar Tradisonal, Jokri mengaku telah berupaya mengonfirmasi ketua LLMB namun hingga saat ini belum memperoleh kepastian.
“Saya sudah tanya apakah dilanjutkan atau tidak, tapi belum ada jawaban, sekarang pengelola Pasar Tradisional itu kosong, tidak ada yang mengelola,” pungkasnya.***