
"Kalau kita datang langsung, kita bisa tahu kondisi sebenarnya. Bukan hanya laporan di atas kertas. Saya belajar dari zaman jadi wartawan dulu, kebenaran itu harus dicari sampai ke akar-akarnya," ujar Afni dengan senyum khasnya di sela kunjungan, Senin sore.
Dalam kunjungan tersebut, Afni menyerahkan amplop bantuan dari Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Siak kepada warga yang membutuhkan. Namun, penyerahan bantuan itu tidak berlangsung kaku seperti acara seremonial pada umumnya. Ia berbincang hangat dengan para penerima bantuan, menanyakan kondisi keluarga, dan bahkan sesekali melontarkan canda yang mencairkan suasana.
Lebih dari sekadar membagikan bantuan, Afni juga mengajak masyarakat untuk terus memperkuat budaya berinfak dan bersedekah melalui Baznas. Menurutnya, semangat berbagi di bulan Ramadan tidak boleh berhenti pada mereka yang mampu saja, tetapi harus menjadi gerakan bersama.
"Semakin banyak masyarakat yang berinfak, semakin besar pula manfaat yang bisa dirasakan sesama warga Siak. Ini bukan soal seberapa besar nilainya, tapi seberapa tulus niatnya," pesan Afni kepada warga yang ditemuinya.
Mantan wartawan yang dikenal ramah itu pun tak lupa meminta doa agar niat dan langkahnya dalam memimpin daerah diberi kemudahan dan keberkahan. Di titik inilah, Ramadan menjelma menjadi momentum pendidikan sosial, tentang kepedulian, gotong royong, dan tanggung jawab bersama yang harus terus dipupuk.