
BAGANSIAPIAPI (PRO) - Jelang memasuki akhir tahun 2025, Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (Disperkim) Kabupaten Rokan Hilir (Rohil) menggesa realisasi sejumlah proyek pembangunan yang bersumber dari Dana Alokasi Khusus (DAK) Tematik.
Kadis Perkim Rohil, Aulia Putra kepada wartawan memaparkan, tahun ini ada sebesar Rp 14 Milyar lebih DAK yang dikucurkan pemerintah pusat. Anggaran tersebut diperuntukkan pada kegiatan pembangunan perbaikan rumah tidak layak huni, pembangunan prasarana dan sarana dasar, dan penataan kawasan kumuh terpadu.
Melalui DAK Tematik Pengentasan Permukiman Kumuh Terpadu (DAK Integrasi), Dinas Perkim memperbaiki kawasan kumuh secara holistik dengan menyediakan akses air minum, sanitasi, serta prasarana dan sarana utilitas permukiman.
Dimana, kegiatan itu dikelola langsung oleh kelompok masyarakat (Pokmas), yang dibantu dengan tim fasilitator lapangan (TFL).
Sambung Aulia, anggaran DAK Rp 14 Milyar tersebut terbagi dalam sejumlah proyek strategis, mulai dari penyediaan akses air bersih yang tersebar di delapan kecamatan, dengan 21 titik sumur bor.