
Pengeboran RECO#4 dilaksanakan melalui Mekanisme Surat Edaran Percepatan Produksi SKK Migas. Mekanisme tersebut mendukung percepatan kegiatan pengeboran yang dinilai memiliki potensi memberikan tambahan produksi.
Sebelum dikembangkan kembali, Lapangan Reco berstatus idle. PHR kemudian melakukan studi subsurface terbaru untuk mengevaluasi potensi sumber daya yang masih dapat diproduksikan.
Berdasarkan hasil kajian tersebut, RECO#4 dirancang sebagai sumur infill berarah atau directional well dengan konfigurasi J-Type. Sumur ini menargetkan reservoir batupasir Pematang.
Dalam proses pengeboran, PHR menerapkan teknologi real-time geosteering secara mandiri untuk mengendalikan dan mengoptimalkan lintasan sumur agar tetap berada pada zona target reservoir.
Teknologi tersebut memungkinkan tim pengeboran mengevaluasi kondisi bawah permukaan secara real time selama operasi berlangsung. Dengan demikian, lintasan sumur dapat disesuaikan berdasarkan posisi target reservoir.