
Dalam pertemuan itu, Bistamam kembali menyampaikan komitmennya untuk membantu mengatasi persoalan yang dihadapi masyarakat.
Bupati menjanjikan pembangunan sumur bor akan diupayakan melalui APBD Perubahan Tahun Anggaran 2026. Selain itu, Bistamam juga menjanjikan pengaspalan jalan sepanjang sekitar satu kilometer, mulai dari Simpang Joko hingga Simpang Acong.
Janji tersebut menjadi harapan baru bagi warga yang selama ini harus berhadapan dengan kondisi jalan rusak dan debu yang mengganggu aktivitas sehari-hari.
Namun, masyarakat tentu berharap komitmen tersebut tidak berhenti sebatas janji, melainkan segera diwujudkan dalam bentuk pembangunan yang dapat dirasakan langsung manfaatnya.
Sebab, persoalan jalan di kawasan tersebut bukan hanya menyangkut kenyamanan pengguna jalan, tetapi juga berkaitan dengan kesehatan dan aktivitas ekonomi masyarakat yang setiap hari melintasi jalur tersebut.***