
Bupati turun dari kendaraan dan menemui langsung warga. Dialog pun berlangsung di tengah perjalanan.
Keluhan warga bukan persoalan baru. Kawasan tersebut sebelumnya sempat menjadi lokasi aksi blokade jalan oleh masyarakat akibat debu yang dinilai semakin parah, terutama setelah badan jalan digreder oleh perusahaan.
Persoalan debu sebelumnya telah mendapat titik terang melalui rencana pembangunan sumur bor yang akan digunakan sebagai sumber air untuk penyiraman jalan saat musim kemarau. Pembangunan tersebut direncanakan melalui kolaborasi antara masyarakat dan pihak perusahaan.
Namun, warga kembali menyampaikan keluhan serupa kepada Bupati agar pemerintah daerah memberikan solusi yang lebih permanen terhadap persoalan jalan rusak dan berdebu tersebut.
Salah seorang warga, Ismail Siregar, membenarkan adanya aksi penghadangan tersebut. Menurutnya, warga memang sengaja menyampaikan langsung keluhan mereka kepada Bupati saat rombongan melintas.