
Berikan air minum secara rutin meski anak tampak tidak terlalu haus. Cairan yang cukup membantu menurunkan suhu tubuh melalui keringat dan urin. Jika anak kesulitan minum air putih, Anda bisa memberikannya sup hangat, air kelapa, atau jus buah. Hindari minuman manis berlebihan karena dapat mengiritasi tenggorokan dan memperburuk batuk.
Anak yang terhidrasi dengan baik cenderung pulih lebih cepat karena sistem metabolisme dan daya tahan tubuhnya tetap optimal. Jangan lupa untuk memantau tanda-tanda dehidrasi seperti bibir kering, mata cekung, atau berkurangnya frekuensi buang air kecil. Jika tanda-tanda tersebut muncul, tingkatkan asupan cairan dan segera konsultasikan ke dokter jika tidak ada perbaikan.
2. Gunakan Kompres Hangat untuk Menurunkan Panas
Salah satu cara alami dan efektif untuk menurunkan demam adalah dengan kompres air hangat. Letakkan kain lembap pada area lipatan tubuh seperti ketiak atau pangkal paha selama 10 hingga 15 menit.
Kompres ini membantu membuka pori-pori tubuh dan mempercepat penguapan panas, sehingga suhu tubuh dapat turun dengan lebih cepat. Hindari penggunaan air dingin atau es, karena dapat membuat pembuluh darah menyempit dan menghambat proses penurunan panas. Lakukan kompres beberapa kali sehari sambil memantau suhu tubuh anak.