
Area Manager PT EMP Energi Gandewa, Haryo S. Nugroho, Rabu (22/7/2026), mengatakan program tersebut merupakan bagian dari komitmen perusahaan dalam membangun budaya Keselamatan dan Kesehatan Kerja serta Perlindungan Lingkungan (K3LL) yang tidak hanya diterapkan di lingkungan operasional perusahaan, tetapi juga ditanamkan kepada masyarakat sejak usia sekolah.
"Bagi EMP Energi Gandewa, menjaga lingkungan merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari budaya K3LL perusahaan. Melalui EMP Mengajar, kami ingin menanamkan pemahaman bahwa setiap tindakan kecil, seperti memilah sampah, mengurangi penggunaan plastik sekali pakai, hingga menanam pohon merupakan investasi bagi masa depan lingkungan. Kami berharap para siswa dapat menjadi pelopor perubahan di sekolah, keluarga, dan lingkungan sekitarnya," ujar Haryo.
Fungsional Penyuluh Lingkungan Hidup Ahli Muda DLH Kabupaten Rokan Hilir, H. Khoirul Amri, ST, M.Si, mengapresiasi kolaborasi yang terjalin antara pemerintah, dunia usaha, sekolah, dan masyarakat dalam meningkatkan kesadaran terhadap pelestarian lingkungan.
"Pengelolaan sampah tidak dapat diselesaikan oleh satu pihak saja. Dibutuhkan kolaborasi seluruh elemen masyarakat. Kami mengapresiasi inisiatif PT EMP Energi Gandewa yang menghadirkan edukasi lingkungan secara kreatif dan aplikatif kepada para pelajar. Harapan kami, kebiasaan baik yang dibangun hari ini dapat terus diterapkan di rumah maupun di sekolah sehingga mampu mendukung terciptanya lingkungan yang bersih dan sehat," ungkap Khoirul Amri.
Senada dengan itu, Kepala SMP Negeri 2 Tanah Putih, Memet Wibowo, S.Pd, menyampaikan apresiasi atas dipilihnya sekolah yang dipimpinnya sebagai lokasi pelaksanaan program dan berharap kegiatan serupa dapat terus berlanjut.