
"Santunan anak yatim ini rutin dilaksanakan setiap memasuki tanggal 10 dalam bulan Muharram, kami ingin hadir dan memberikan kasih sayang terhadap anak yatim sekaligus untuk meraih keberkahan dan mengikuti anjuran Rasulullah SAW," ungkapnya.
Dengan menyantuni anak yatim di momentum 10 Muharam tahun 1448 ini diharapkan kebahagian dan kegembiraan dapat dirasakan oleh anak anak yatim khususnya yang berada di Jalan Madrasah Bagansiapiapi.
"Momentum 10 Muharram tahun ini, kita ingin anak anak yatim merasa bahagia dan gembira melalui santunan yang kita berikan, meskipun mereka kekurangan orang tua namun sejatinya masih banyak yang peduli dan perhatian kepada anak anak yatim kita," ujar Tuan Guru Idris.
Hal senada juga disampaikan oleh Kepala MDTA Yayasan Tarbiyatul Islamiyah Bagansiapiapi Encik Elmi, keberadaan anak yatim dilingkungan sekitar seyogyanya menjadi tanggungjawab bersama untuk di perhatikan.
"Melalui momentum ini kita memotivasi warga yang lain bahwa keberadaan anak yatim dilingkungan sekitar merupakan tanggungjawab bersama, tidak hanya diperhatikan ketika 10 Muharram saja melainkan dalam kehidupan sehari hari," ucapnya.