
Menurutnya, pendekatan pembelajaran mendalam menekankan pembangunan kesadaran siswa agar menjadi pembelajar aktif yang memiliki motivasi intrinsik dalam belajar, bukan sekadar mengejar penyelesaian materi pelajaran.
Ia berharap melalui kegiatan tersebut para guru mampu menciptakan suasana kelas yang lebih interaktif dan mendorong siswa untuk mengeksplorasi pengetahuan secara lebih mendalam.
“Guru tidak lagi hanya berfokus pada ketuntasan hafalan materi, tetapi pada bagaimana siswa memahami konsep secara mendalam. Selain itu, guru diharapkan menjadi pelopor dalam merancang asesmen yang bermakna, menumbuhkan kemampuan berpikir kritis siswa, serta menularkan budaya perubahan positif di lingkungan pendidikan,” kata Misiyati.
Melalui workshop dan raker ini, SMPN 3 Bangko menegaskan komitmennya untuk terus meningkatkan kualitas pendidikan melalui penguatan kompetensi guru dan implementasi kurikulum yang berorientasi pada pembelajaran bermakna.***