
“Dana untuk pembayaran Siltap sudah disalurkan oleh pemerintah pusat. Kami langsung berkoordinasi dengan Dinas PMK untuk mempercepat proses pencairan. Administrasi sedang kami kejar agar pada Senin dapat direalisasikan,” jelasnya.
Ia menambahkan, anggaran yang disiapkan untuk pembayaran Siltap selama dua bulan, yakni Januari dan Februari 2026, mencapai sekitar Rp16 miliar untuk 169 kepenghuluan di Rokan Hilir.
“Total anggaran diperkirakan sebesar Rp16 miliar. Mudah-mudahan dapat segera disalurkan kepada seluruh perangkat kepenghuluan,” katanya.
Sarman juga menegaskan bahwa pembayaran Siltap untuk bulan berikutnya tetap menjadi perhatian pemerintah daerah, menyesuaikan dengan jadwal transfer dana dari pemerintah pusat.
“Biasanya transfer dari pusat dilakukan di akhir bulan. Jika dana masuk akhir Mei, maka pembayaran berikutnya dapat direalisasikan pada Juni,” tegasnya. (adi)