
Lurah Teluk Merbau, Lailatul Mardiah, menyampaikan bahwa wilayahnya telah lama dilanda kemarau. Meskipun hujan sesekali turun, intensitasnya sangat rendah sehingga masyarakat mulai kesulitan mendapatkan air bersih.
“Banyak warga mulai gelisah karena stok air bersih menipis, sementara hujan jarang turun. Karena itu, kami bersama masyarakat melaksanakan Ratib Saman dan doa bersama selama tiga hari berturut-turut dengan harapan Allah segera menurunkan hujan,” ujarnya.
Ia juga menyampaikan apresiasi atas tingginya partisipasi masyarakat dalam kegiatan tersebut. Menurutnya, kebersamaan dalam doa diharapkan membawa keberkahan bagi seluruh warga.
“Kami berharap kegiatan ini dapat terus dilaksanakan secara rutin sebagai bentuk ikhtiar spiritual dalam menghadapi berbagai tantangan, sekaligus memperkuat nilai-nilai keagamaan di tengah masyarakat,” pungkasnya. (zul)