
Sementara itu, Kepala BPOM Durolis, Emi Amalia, menjelaskan pihaknya melakukan pengujian terhadap 18 sampel takjil yang dijual di lokasi tersebut.
“Hasil pengujian menunjukkan seluruh sampel memenuhi syarat dan tidak ditemukan kandungan bahan berbahaya,” jelasnya.
Emi menambahkan, sebelumnya BPOM juga telah melakukan pengujian takjil di wilayah Ujung Tanjung dengan hasil serupa, yakni seluruh sampel dinyatakan aman untuk dikonsumsi.
Pengawasan tersebut merupakan bagian dari upaya memastikan keamanan pangan bagi masyarakat selama bulan Ramadan.***