
Para Ninik Mamak menyatakan akan terus mengikuti perkembangan proses penertiban kawasan tersebut agar tidak menimbulkan konflik seperti yang terjadi di beberapa daerah lain. Mereka menekankan bahwa masyarakat adat seharusnya dilibatkan karena lebih memahami sejarah dan batas-batas wilayah setempat.
“Kami akan terus memantau perkembangannya. Sebagai masyarakat adat, kami sangat mengenali wilayah ini, maka sudah sewajarnya kami dilibatkan,” tambah Azriza.
Selain Ninik Mamak, tokoh masyarakat Rohil Ahmatsyah dan Hendra Rifa’i Aziz juga ikut hadir dan memberikan apresiasi terhadap langkah Satgas PKH serta dukungan terhadap sikap para Ninik Mamak.
Daftar Ninik Mamak dan Pucuk Suku yang Hadir:
1. Aripin – Suku Kuti, Datuk Setio Maharaja Aripin