
Banyak orang tua menghindari konflik demi menjaga suasana tetap tenang. Padahal, anak perlu melihat bagaimana konflik dapat diselesaikan secara sehat.
Proses memperbaiki hubungan—meminta maaf dengan tulus dan menunjukkan perubahan—adalah contoh nyata tentang tanggung jawab.
Anak yang melihat orang tuanya menata ulang hubungan setelah kesalahpahaman akan tumbuh menjadi individu yang mampu menyelesaikan konflik dengan dewasa.
7. Utamakan Kehadiran Penuh, Bukan Perhatian yang Terpecah oleh Ponsel
Di era digital, perhatian orang tua sering terbagi antara anak dan ponsel. Ketika anak bercerita tetapi orang tua terpaku pada layar, anak merasa tidak dianggap.