IbukotaRiauPendidikanKesehatanHukumPolitikTokohAdvertorialOlahraga
Pos Metro Rohil
Rabu, 28 Oktober 2026 | 13:25:47 WIB
Home / Ibukota
Kolam di Balik Sawit, Kampung Patin Parit Aman Menopang Ekonomi Warga
Selasa, 27 Oktober 2026 | 09:16:09 WIB
Editor : Indra J | Penulis : Indra Junawan
Foto Pro: Pembudidaya ikan patin sedang mengolah pakan ikan dengan mesin pakan bantuan PT PHR.

Budidaya ikan patin membutuhkan kesabaran. Ikan umumnya dipanen setelah berumur enam hingga delapan bulan, tetapi sebagian pembudidaya membiarkannya tumbuh hingga satu tahun, bergantung pada ukuran yang diinginkan dan permintaan pasar.

Ukuran ikan yang dipanen pun beragam. Untuk memenuhi kebutuhan hajatan, misalnya, konsumen biasanya mencari ikan berukuran sekitar 300 gram per ekor. Sementara pasar yang membutuhkan daging ikan cenderung meminta ukuran lebih besar, bahkan mencapai satu kilogram per ekor.

“Pernah ada permintaan dari dapur MBG dengan ukuran sekitar satu kilogram karena mereka membutuhkan dagingnya,” kata Julianto.

Baca :

Dari sisi pemasaran, ikan patin memiliki peluang untuk memenuhi kebutuhan pasar lokal. Harga ikan yang dijemput langsung di lokasi pembudidaya dapat mencapai Rp22.000 per kilogram.

Permintaan pasar, katanya, perhari bisa mencapai 400 kilogram. Itu selain permintaan hajatan seperti pesta pernikahan atau lainnya.


Pilihan Editor
Berita Lainnya
Tokoh Bicara
Rokan Hilir
Advertorial
Politik
Gambar Artikel
HUT ke-62, Golkar Rohil Perkuat Kedekatan dengan...
Selasa, 20 Oktober 2026 | 11:56:34 WIB
Gambar Artikel
H. Bistamam Terpilih Aklamasi Pimpin DPD II Golkar...
Sabtu, 3 Oktober 2026 | 15:33:39 WIB