
"Tujuan implementasi ISPO ini untuk meningkatkan produktivitas sekaligus nilai jual TBS petani," katanya.
Tomi menyebut wilayah dengan program PSR terbesar di Rohil saat ini berada di tiga kecamatan, yakni Bagan Sinembah, Balai Jaya, dan Bagan Sinembah Raya (Basira).
Namun, menurut dia, masih terdapat persoalan terkait lahan perkebunan sawit milik petani yang telah memiliki sertifikat tetapi masuk dalam kawasan tertentu. Kondisi tersebut, antara lain, ditemukan di wilayah Panca Mukti, Sukajadi, Bagan Siapiapi Permai, Bhayangkara, dan Makmur Jaya.
Dalam kegiatan tersebut, Apkasindo Rohil juga memberikan penghargaan kepada sejumlah petani sawit peserta PSR yang dinilai berprestasi.***