
Menurut Esron, kegiatan tersebut menjadi langkah awal bagi Apkasindo Rohil bersama DKPP dalam mendorong penerapan sertifikasi ISPO di kalangan petani sawit.
Sertifikasi ISPO, kata dia, diharapkan dapat meningkatkan kualitas dan produktivitas tandan buah segar (TBS) kelapa sawit sekaligus meningkatkan nilai jual hasil produksi petani.
"Yang terpenting juga meningkatkan sumber daya manusia petani sawit agar lebih maju dan sejahtera serta memiliki sertifikasi sesuai ketentuan," jelasnya.
Sementara itu, Ketua DPD Apkasindo Rohil Tomi Evo Sihombing mengatakan petani kelapa sawit di Rohil, khususnya peserta Program Peremajaan Sawit Rakyat (PSR), perlu memenuhi standar sertifikasi ISPO.
Menurut Tomi, penerapan ISPO mencakup prinsip keberlanjutan, ramah lingkungan, serta kepatuhan terhadap ketentuan peraturan perundang-undangan.