
Sejumlah kebutuhan pokok diserahkan kepada korban, antara lain beras, minyak goreng, susu, gula, teh, kopi, mi instan dan telur. Bantuan tersebut diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan sehari-hari Kusmiadi dan keluarganya pasca musibah.
Kapolsek Kubu AKP Rudi Artono Sitinjak SH mengatakan, bahwa tugas kepolisian tidak berhenti pada persoalan keamanan dan ketertiban. Namun, ketika masyarakat mengalami musibah, polisi juga harus hadir memberikan dukungan sesuai kemampuan.
“Musibah kebakaran tentu menjadi ujian berat bagi warga yang mengalaminya. Kehadiran kami merupakan wujud kepedulian dan empati Polri kepada masyarakat. Bantuan ini mungkin tidak seberapa, tetapi kami berharap dapat meringankan beban korban dan keluarganya,” ujarnya.
Diterangkan Kapolsek, pendekatan kemanusiaan merupakan bagian penting dalam membangun kedekatan antara polisi dan masyarakat. Kehadiran personel di tengah warga diharapkan dapat memperkuat rasa saling percaya sekaligus mendorong semangat gotong royong.
“Polri bukan hanya hadir ketika masyarakat membutuhkan pelayanan keamanan. Kami juga harus hadir ketika warga menghadapi kondisi sulit, termasuk saat tertimpa musibah. Masyarakat harus merasakan bahwa polisi merupakan bagian dari masyarakat,” terangnya.