
Warga juga meminta kendaraan perusahaan tidak beroperasi pada jam sibuk pagi, terutama saat masyarakat berangkat dan anak-anak pergi ke sekolah. Selain itu, mereka meminta kendaraan yang melintas membatasi kecepatan maksimal 20 kilometer per jam.
Warga turut mendesak agar jalan tersebut segera diperkeras dengan konstruksi rigid beton. Jika tuntutan tidak dipenuhi, warga mengancam akan melakukan pemblokiran atau pembatasan tonase kendaraan yang melintas.
Selain kepada perusahaan, warga meminta Pemerintah Kabupaten Rokan Hilir segera melakukan perbaikan Jalan Lintas Kecamatan Basira, khususnya di Kampung Harapan yang saat ini kondisinya mengalami kerusakan cukup parah.
Aksi tersebut turut dihadiri Camat Basira Iswandi Putra, anggota DPRD Rohil Fazrul, serta perwakilan Pemkab Rohil yang diwakili Sekretaris Dinas Pendidikan Riwansyah.
Di hadapan warga, Riwansyah yang hadir mewakili Dinas Pekerjaan Umum (PU) Rohil menyampaikan bahwa pemerintah daerah telah menganggarkan perbaikan Jalan Lintas Kecamatan Basira di Kampung Harapan.