
“Lubang-lubang di badan jalan sudah sangat dalam dan bergelombang. Kalau tidak segera dilakukan perbaikan, kami khawatir kerusakannya semakin parah,” ujarnya.
Menurut Hendrik, buruknya kondisi jalan turut berdampak langsung terhadap aktivitas masyarakat. Mobilitas warga menjadi terganggu, termasuk saat mengangkut hasil panen kelapa sawit, memenuhi kebutuhan sembako, maupun bagi anak-anak yang sedang menuju sekolah.
“Aktivitas masyarakat sudah sangat terganggu karena jalan ini rusak parah. Harapan kami pemerintah segera melakukan perbaikan agar akses masyarakat kembali lancar dan kerusakan tidak semakin parah,” pungkasnya.***