
ITR menegaskan bahwa keberadaan kampus tersebut merupakan bagian dari komitmen meningkatkan kualitas sumber daya manusia di Rokan Hilir. Karena itu, mereka berharap polemik tidak berdasar tidak lagi dipelihara.
“Yang seharusnya mendukung anak-anak Rohil untuk kuliah malah ingin menjatuhkan kampus yang dibangun dengan penuh perjuangan. Kami akan tetap fokus mencerdaskan anak-anak daerah,” tutup Zulfikar.***