
Antusiasme masyarakat terlihat jelas dari keterlibatan ribuan peserta yang kompak menarikan gerakan Tari Sapin Bagan. Dukungan penuh dari pemerintah daerah dan masyarakat menjadi kunci sukses terselenggaranya acara bersejarah ini.
Dengan pencapaian rekor dunia ini, Rohil semakin dikenal sebagai daerah yang kaya akan budaya. Tari Sapin Bagan kini bukan hanya kebanggaan lokal, tetapi juga simbol kekuatan tradisi yang mampu menembus panggung dunia.
Manager Operasional Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI), Andre Purwandono turut hadir memberikan penilaian langsung atas penampilan spektakuler tersebut. Pihaknya menegaskan bahwa jumlah peserta yang mencapai ribuan orang jauh melampaui standar rekor sebelumnya yang hanya 1.000 penari.
"Hari ini kami menilai Tari Sapin Bagan yang ditarikan oleh 7.750 perempuan dari 18 kecamatan di Rohil. Ini merupakan kegiatan luar biasa dan perdana karena melebihi standar rekor MURI," kata Andre Purwandono saat diwawancarai wartawan.
Andre juga menekankan bahwa Tari Sapin Bagan memiliki keunikan tersendiri dibandingkan tarian budaya lainnya. Nilai tradisi yang terkandung di dalamnya menjadi salah satu faktor penting dalam penilaian.