
Kabag Ops Polres Rohil, Kompol Eduard Pardosi, S.H menambahkan. Ia menekankan agar seluruh personel tetap fokus selama bertugas dan tidak menggunakan telepon genggam saat melaksanakan pengamanan. Ia juga meminta Tim Opsnal untuk aktif melakukan pemantauan dan deteksi dini terhadap potensi gangguan kamtibmas, khususnya tindak pidana C3 (Curat, Curas, dan Curanmor).
Usai pelaksanaan apel, kegiatan dilanjutkan dengan Tactical Floor Game (TFG) di Pendopo Polsek Bangko. TFG dilaksanakan sebagai langkah pemantapan pola pengamanan serta penyamaan persepsi seluruh personel yang terlibat dalam Operasi Pengamanan Event Nasional Bakar Tongkang Tahun 2026.
Dalam forum tersebut, Kapolres menegaskan bahwa pengerahan personel dalam jumlah besar dilakukan untuk menjamin seluruh rangkaian kegiatan, mulai dari kegiatan keagamaan, hiburan rakyat hingga puncak prosesi Bakar Tongkang, dapat berjalan dengan aman dan kondusif. Seluruh tim diminta memahami tugas dan tanggung jawab masing-masing sesuai ploting yang telah ditetapkan.
Sementara itu, Tim Penjinak Bom (Jibom) Sat Brimob Polda Riau menyampaikan akan melakukan sterilisasi di seluruh lokasi yang menjadi pusat kegiatan guna memastikan area bebas dari ancaman bahan peledak maupun benda berbahaya lainnya. Setelah proses sterilisasi selesai, lokasi tersebut akan dijaga secara ketat oleh personel pengamanan hingga seluruh rangkaian kegiatan berakhir. (fen)