
"Masyarakat di himbau agar tidak membuka lahan dengan cara dibakar karena berpotensi menimbulkan kebakaran," ujarnya.
Diterangkannya, langkah antisipasi dan penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) terus dioptimalkan dengan melibatkan seluruh stakeholder terkait.
"Adapun strategi pencegahan yang dilakukan di antaranya dengan meningkatkan kerja sama dengan masyarakat, perusahaan bersama dengan kelompok masyarakat melakukan kegiatan patroli dan sosialisasi bersama. Program ini bertujuan untuk membangun hubungan yang harmonis dengan masyarakat yang berada di dalam wilayah atau sekitar konsesi," paparnya.
Anggi Saputra selaku Prevention Officer PT. Ruas Utama Jaya menambahkan, dalam melakukan pencegahan Karhutla PT. Ruas Utama Jaya menerapkan sistem pencegahan kebakaran hutan secara terintegrasi yaitu dengan berkolaborasi bersama pemerintah setempat.
"Kegiatan ini terbagi dalam empat strategi yaitu pencegahan, persiapan, deteksi dini dan respons cepat. Penanganan karhutla yang sinergis dan terintegrasi merupakan salah satu prioritas utama perusahaan dalam menjaga kelestarian hutan," terangnya.