
Ia menjelaskan, percepatan pembangunan daerah juga dilakukan melalui pemetaan program di masing-masing instansi guna memastikan sinkronisasi antar perangkat daerah tetap berjalan baik. Dengan demikian, target pembangunan yang telah ditetapkan dapat tercapai secara optimal.
Adapun 14 Program Prioritas Strategis Daerah tersebut meliputi peningkatan Jalan Merbau menuju Pangkalan Panduk, penataan landscape dan interior Masjid Agung Ulul Azmi Kabupaten Pelalawan, pembangunan miniatur Ka’bah, bantuan sosial uang untuk lanjut usia, bantuan perlengkapan sekolah bagi siswa miskin dan anak yatim tingkat SD dan SMP, serta jaminan kesehatan masyarakat melalui Universal Treatment Coverage (UTC).
Selain itu, pemerintah daerah juga memberikan perhatian terhadap kesejahteraan masyarakat melalui bantuan bagi imam, pendeta dan petugas agama lainnya, bantuan gharim dan pembantu pendeta, tunjangan insentif guru TPQ/TPA dan guru MDTA, santunan anak yatim, bantuan pendidikan bagi mahasiswa berprestasi jenjang S1, D3 dan D2, subsidi bunga Kredit Usaha Rakyat Daerah (KURDA), hingga pelaksanaan program jaminan kecelakaan kerja.
Menurut Zukri, program-program tersebut merupakan bentuk sinkronisasi antara kebijakan Pemerintah Kabupaten Pelalawan dengan program nasional yang dicanangkan Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka, yang berorientasi pada peningkatan kesejahteraan masyarakat.
