
Ia menambahkan, akses jalan alternatif menuju wilayah Bangko Pusako maupun Kubu juga dalam kondisi kurang baik, sehingga masyarakat sangat bergantung pada keberadaan jembatan tersebut.
Selain kerusakan fisik jembatan, warga juga menyoroti lampu penerangan di lokasi yang disebut belum pernah berfungsi meski telah terpasang.
“Lampu memang ada, tapi tidak pernah menyala. Namun yang paling penting saat ini adalah perbaikan jalan dan pagar jembatan agar tidak membahayakan pengguna,” tambahnya.
Masyarakat berharap pemerintah segera mengambil langkah konkret untuk melakukan pemeliharaan Jembatan Pedamaran II guna mencegah kerusakan yang lebih parah serta menghindari potensi kecelakaan.***