
KUBU (PRO) - Badan Permusyawaratan Kepenghuluan (BPKep) Teluk Piyai Pesisir, Kecamatan Kubu, Kabupaten Rokan Hilir, Riau, melakukan monitoring terhadap pengelolaan Badan Usaha Milik Kepenghuluan (BUMKep) Garuda Pesisir, Selasa (19/5/2026).
Hasil monitoring menunjukkan program Ketahanan Pangan (Ketapang) yang bergerak di sektor peternakan penggemukan sapi jantan berhasil menciptakan Pendapatan Asli Desa (PADes) di Tahun 2026.
Kegiatan monitoring berlangsung sekitar pukul 09.00 WIB di kediaman warga bernama Wagiman. Program BUMKep Garuda Pesisir dari Dana Desa Tahun Anggaran 2025 diketahui fokus pada usaha penggemukan sapi jantan sebagai bagian dari program ketahanan pangan.
Dalam kegiatan tersebut hadir Camat Kubu Dr. H. Syafrizal SAg M.IS, Kapolsek Kubu, AKP Rudi Artono Sitinjak SH, Penghulu Teluk Piyai Pesisir Suryadi, Babinsa, Ketua BPKep Hotman Marpaung, kepala dusun, Direktur BUMKep Garuda Pesisir, ketua RT/RW, tokoh masyarakat, tokoh agama, serta anggota BPKep lainnya.
Ketua BPKep Teluk Piyai Pesisir, Hotman Marpaung, menjelaskan bahwa modal awal program ketahanan pangan tahun 2025 sebesar Rp159.520.000 digunakan untuk pembelian 14 ekor sapi jantan. Dari hasil penjualan 10 ekor sapi di tahun 2026, BUMKep memperoleh keuntungan sebesar Rp52.445.000.