
Didi mengatakan, saat petugas membawa kedua orang tersebut menuju arah Duri, kendaraan personil sempat dihadang oleh saudara IR (abang dari OS) di depan Mapolsek Rantau Kopar.
Namun, berkat kesigapan personil Polsek Rantau Kopar dalam melakukan back-up, kendaraan Polda Riau berhasil melintas dan melanjutkan perjalanan.
"Tapi, pasca kejadian tersebut, saudara IR ( abang dari tersangka OS ) diduga memprovokasi sekitar 50 orang warga dengan mendesak pihak kepolisian untuk segera menangkap bandar besar narkoba di wilayah tersebut," katanya.
Meskipun pihak Polsek Rantau Kopar telah memberikan penjelasan mengenai proses hukum yang sedang berjalan, massa yang terprovokasi bergerak menuju kediaman HP.
Massa melakukan aksi spontanitas yang menyebabkan terbakarnya gudang di bagian belakang rumah milik HP.