
Dalam sambutannya, Kapolsek Bagan Sinembah menegaskan bahwa turnamen futsal tersebut bukan hanya sekadar kompetisi olahraga, namun juga menjadi sarana pembinaan generasi muda agar menjauhi narkoba dan tindakan negatif lainnya.
“Melalui turnamen ini kami ingin mengajak generasi muda untuk aktif dalam kegiatan positif, menjunjung tinggi sportivitas, mempererat persaudaraan, sekaligus bersama-sama memerangi narkoba di lingkungan masyarakat,” tegas AKP Gian Wiatma Jonimandala.
Pada pelaksanaan technical meeting, panitia juga menekankan sejumlah aturan ketat demi menjaga kelancaran dan keamanan pertandingan. Setiap tim dilarang melakukan penghinaan, penganiayaan, penggunaan doping maupun tindakan yang mengganggu ketertiban selama kompetisi berlangsung.
Panitia menegaskan bahwa pelanggaran berat akan dikenakan sanksi tegas mulai dari kartu merah, diskualifikasi hingga proses hukum apabila terbukti melanggar ketentuan hukum yang berlaku.
Selain itu, seluruh pemain, pelatih, dan official juga diingatkan agar menghormati keputusan wasit yang bersifat mutlak dan tidak dapat diganggu gugat.