
KUBU (PRO) - Kesatuan Pengelolaan Hutan (KPH) Bagansiapiapi terus memperkuat implementasi program perhutanan sosial melalui kegiatan monitoring dan pembinaan di Kelompok Tani Hutan (KTH) Makmur Pesisir, Kepenghuluan Teluk Piyai Pesisir, Kecamatan Kubu, Kabupaten Rokan Hilir, Rabu (6/5/2026) siang sekitar pukul 13.00 WIB.
Kegiatan ini dipimpin oleh Kasi Perencanaan dan Pemanfaatan Kawasan Hutan, Yahya Sebastian, S.Hut., M.Si, bersama pendamping KTH, Yennova Sari, S.Hut, serta didampingi Datuk Penghulu Teluk Piyai Pesisir, Suryadi.
Pembinaan difokuskan pada penguatan Kelompok Usaha Perhutanan Sosial (KUPS) Merpati Pesisir, khususnya dalam pelaksanaan program FOLU Net Sink hasil kerja sama Indonesia dengan Norwegia yang bergerak di sektor penggemukan sapi jantan.
Kasi Perencanaan dan Pemanfaatan Kawasan Hutan, Yahya Sebastian, S.Hut., M.Si, menegaskan pentingnya semangat dan konsistensi anggota kelompok dalam menjalankan program perhutanan sosial. Ia berharap program FOLU Net Sink tidak hanya meningkatkan kapasitas kelompok, tetapi juga memberikan dampak nyata bagi perekonomian masyarakat sekitar.
“Kami berharap kegiatan ini mampu meningkatkan kesejahteraan anggota KUPS Merpati Pesisir serta memberi manfaat luas bagi masyarakat. KPH Bagansiapiapi akan terus siap melakukan pembinaan terhadap seluruh KTH di Rokan Hilir,” ujarnya disela sela monitoring.