
Ia menambahkan, jika hasil kajian menyatakan bangunan masih layak, maka perbaikan akan segera diupayakan, terutama jika memungkinkan dilakukan melalui anggaran perubahan (APBD-P) tahun berjalan.
“Kalau memungkinkan tahun ini dan sifatnya darurat, mudah-mudahan perbaikan bisa segera dilaksanakan,” katanya.
Sementara itu, untuk memastikan proses belajar mengajar tetap berjalan, pihak sekolah menerapkan sistem pembelajaran bergiliran bagi siswa kelas 5 dan 6 dengan memanfaatkan ruang kelas yang tersedia.
“Untuk sementara, kegiatan belajar mengajar dilakukan secara bergantian dengan menggunakan ruang kelas 1 dan 2,” jelasnya.
Selain meninjau SDN 011 Bagan Sinembah Barat, rombongan juga mengunjungi sejumlah sekolah lain di Kecamatan Basira, di antaranya SMPN 2 Basira, SDN 010 Bortrem, dan SDN 005 Sukajadi (Paket I).***