
BAGANSIAPIAPI (PRo) – Dua calon jemaah haji asal Rokan Hilir yang tergabung dalam Kelompok Terbang (Kloter) 8 Embarkasi Batam terpaksa menunda keberangkatan ke Tanah Suci akibat kondisi kesehatan yang belum memungkinkan.
Kedua calon haji tersebut, Sukemi dan Mariani, sebelumnya dijadwalkan berangkat bersama 60 jemaah lainnya pada Kamis (30/4/2026) pagi.
Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) Rohil, H. Syafri Johan, M.Pd.I, menjelaskan bahwa total jemaah haji Rohil dalam Kloter 8 berjumlah 62 orang. Mereka diberangkatkan bersama jemaah dari Kabupaten Kuantan Singingi dan Rokan Hulu.
“Sebelumnya, jemaah Rohil yang tergabung dalam Kloter 6 sudah diberangkatkan. Pada Kamis, 30 April, kembali diberangkatkan Kloter 8 dengan total 62 orang. Dua orang ditunda karena sakit, namun dua jemaah yang sebelumnya tertunda di Kloter 6 ikut diberangkatkan di Kloter 8, sehingga jumlah tetap 62 orang,” jelasnya.
Syafri menambahkan, kedua calon haji yang tertunda saat ini tengah menjalani perawatan intensif. Mereka diberikan obat-obatan untuk menstabilkan tekanan darah dan kadar gula.