
Kasus ini sempat viral di media sosial dan memicu perhatian luas masyarakat. Warganet mengecam keras dugaan tindak kekerasan tersebut dan mendesak aparat penegak hukum segera mengungkap serta menindak pelaku.
Berdasarkan informasi yang beredar di lingkungan sekitar, terduga pelaku merupakan orang terdekat korban. Bahkan, yang bersangkutan sempat mendampingi keluarga saat melaporkan kejadian ke pihak kepolisian sebelum akhirnya diamankan.
“Awalnya ikut melapor, tapi setelah diperiksa langsung ditahan. Barang bukti juga sudah diamankan petugas,” ujar seorang warga setempat yang enggan disebutkan namanya.
Jenazah korban telah dipulangkan ke rumah duka di Balam Jaya setelah proses autopsi di Pekanbaru dan dimakamkan pada Sabtu (2/5/2026) pagi.
Kepala Puskesmas Balai Jaya, Susanti, membenarkan bahwa korban sempat mendapatkan penanganan awal di fasilitas kesehatan tersebut. Dari hasil pemeriksaan luar, ditemukan luka robek dan pendarahan yang diduga akibat kekerasan.