
Saat ini DLH Rohil memiliki 4 unit alat berat yang beroperasi di TPA Sampah. Namun keempat alat berat tersebut mengalami kerusakan sehingga pengelolaan sampah menjadi terganggu.
"Kita ada 4 unit alat berat, dua PC 200, satu PC 75 dan satu doser, keempat nya mengalami kerusakan, untuk memastikan pengelolaan tetap berjalan kami menyewa alat berat dari swasta, kerusakan itu akan coba kami perbaiki dalam anggaran APBD P nanti," kata Kadis Suwandi.
Dalam satu hari, produksi sampah yang dihasilkan oleh masyarakat khususnya di Kecamatan Bangko sebanyak 80 ton. Untuk itu perlu pengelolaan yang cepat dan tepat salah satunya menggunakan alat berat.
DLH Rohil juga berharap dukungan dari anggota DPRD Rohil agar mendorong untuk pengadaan alat berat yang baru untuk memaksimalkan pengelolaan sampah di TPA yang tersebar di beberapa kecamatan.***